Tentang Yayasan Sinergi Vaksinasi Merdeka



Covid masih terus menjangkiti. Vaksin pun menjadi salah satu perjuangan melewati pandemi. Pada tanggal 1 Agustus 2021 lalu, hadirlah Vaksinasi Merdeka, yang berhasil memvaksinasi lebih dari 2 juta masyarakat, dalam jangka 17 hari, yang terbebas dari antrian serta kerumunan.

Vaksinasi merdeka bukanlah sebuah event atau program, melainkan sebuah metode, yang bertujuan menghadirkan vaksinasi yang mudah, murah dan masif. Tujuan ini dapat tercapai melalui formula kerelawanan, kedermawanan dan kepemimpinan (3K), yang berangkat dari jati diri bangsa Indonesia, gotong royong. Kerelawanan dari masyarakat luas untuk mewakafkan diri dan waktu, kedermawanan materi dari kalangan yang mampu serta kepemimpinan yang bahu membahu dan padu.



Visi

Menyediakan ekosistem program vaksinasi yang presisi, profesional, dan paripurna



Misi

Menjadikan program vaksinasi yang terbesar, terbuka dan terdekat dengan pendekatan kerelawanan dan kedermawanan dalam kepemimpinan yang efektif dan produktif. Tujuan

  1. Menghadirkan Program Vaksinasi yang mudah dijangkau oleh publik;

  2. Memastikan pelaksanaan vaksinasi bersifat masif;

  3. Menghasilkan program vaksinasi yang murah dalam pengelolaan keuangan namun tetap berkualitas.



Strategi Vaksinasi

Bersandar pada 9 pilar inisiasi dan inovasi sebagai berikut:

  1. Desentralisasi. Gerai-gerai vaksin dibuka di tingkat RW sehingga mengurangi risiko antrian

  2. Aksesibilitas yang Mudah. Dengan dibukanya gerai vaksinasi di tingkat RW, maka ini mampu mendekatkan titik vaksinasi ke pemukiman warga. Hal ini mengatasi keengganan warga untuk vaksin dengan alasan tidak memiliki ongkos transportasi dan konsumsi untuk mencapai gerai.

  3. Sebaran titik. Program ini menargetkan 900 RW dengan tingkat rasio vaksinasi terendah se-DKI Jakarta

  4. Konsistensi Durasi Pelaksanaan. Gerai Vaksin dibuka secara konsisten selama 17 hari penuh, Baik hari Kerja maupun hari libur, dari pukul 8 hingga 15. Ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyesuaikan keleluasaan mereka mengakses lokasi vaksinasi

  5. Komunikasi Sosial. Kehadiran gerai hingga ke lingkup terkecil masyarakat, yaitu RW, mendorong hidupnya kembali kearifan praktik komunikasi sosial dari para tokoh Lingkungan untuk mengajak warganya dengan pendekatan personal.

  6. Kuota per titik yang besar. Masing-masing titik, setiap harinya memiliki kuota hingga 200 orang.

  7. Kesederhanaan. Persyaratan vaksinasi dibuat dengan sederhana, cukup dengan KTP/KK/Surat Keterangan RT RW. Termasuk gerai yang didesain dengan sederhana, menyesuaikan dengan kondisi keseharian.

  8. Kerjasama relawan. Vaksinasi Merdeka dalam waktu tiga hari berhasil mengumpulkan hampir 30 ribu relawan secara organik melalui teknologi digital, dimana pada tahap pertama diturunkan 4500 relawan untuk bertugas di seantero jakarta.

  9. Kebhinekaan. Pandemi adalah musuh bersama, Pemerintah dan seluruh rakyat. Untuk itu, Vaksinasi ini memeluk seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi sesuai dengan kompetensi masing-masing. Sebut saja mahasiswa, suporter bola hingga para startup. Kitabisa, Ruangguru, Mamikos, dan Bukalapak membantu menyediakan platform pendaftaran, publikasi ajakan hingga apresiasi  materi bagi peserta. Go-jek bahkan memfasilitasi kemudahan transportasi bagi relawan dan peserta vaksinasi ke dan dari ke gerai vaksinasi. Pihak swasta juga berbondong-bondong memberikan dukungan logistik

Capaian

Hasil dari Metode Vaksinasi Merdeka ini ialah

  1. Mampu menyelenggarakan program vaksinasi dengan biaya efisien, hanya sekitar Rp. 10-20 ribu untuk setiap masyarakat yang disuntik. Sebagai perbandingan, program vaksinasi lain tidak menggunakan formula 3 K, dapat menghabiskan hingga Rp. 170 ribu rupiah per individu.

  2. Menyuntikkan warga dengan massif, dalam 10 hari dalam mencapai 1- 1,5 juta masyarakat


Kolaborator Gerakan #Vaksinasi Merdeka



Diinisiasi Oleh:









Bergerak Bersama:





Copyright © 2021 Vaksinasi Merdeka. All rights reserved.

Hubungi Kami

Hotline

Twitter